PT.SolidGoldSemarang~ Emas menghapus penurunannya sepanjang tahun 2015 ini dan sekaligus mencatat gain mingguan tertingginya sejak Januari lalu akibat penurunan dolar telah mendorong daya tarik logam mulia tersebut sebagai investasi alternatif. Smenatra itu, perak mencatat kenaikan tajam sepanjang tahun ini.

Sedangkan Indeks Spot Dolar Bloomberg mencatat penurunan mingguan tertajamnya sejak 2009 silam. Di lian pihak Ketua Federal Reserve Janet Yellen di pekan ini mengisyaratkan bahwa Bank Sentral AS tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga, meskipun adanya pernyataan pasca pertemuan pembahasan kebijakan yang menunjukkan bahwa The Fed menurunkan komitmen bersabar dalam pengetatan kebijakan.

Pekan lalu emas dan perak anjlok akibat para investor meninggalkan logam mulia tersebut terkait antisipasi akan kenaikan suku bunga pinjaman. Kenaikan suku bunga memangkas daya tarik emas karena logam mulia secara umum memberikan return hanya melalui kenaikan harga, sehingga hal tersebut mengantarkan para investor kepada aset dengan prospek imbal hasil yang lebih baik seperti obligasi.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan April naik 1.3% dengan ditutup di level $1,184.60 per ounce pukul 1:43 siang ini waktu AS di Comex yang mencatatkan gain kurang dari 0.1% sepanjang tahun 2015 ini. Sementara di tahun 2014 kemarin emas mengalami penurunan 1.5%. Sedangkan pekan ini emas mencatatkan kenaikan 2.8% sekaligus tertinggi sejak 16 Januari lalu.

Di lain pihak perak berjangka untuk pengiriman bulan Mei melonjak 4.8% ke level $16.883 per ounce di Comex yang juga merupakan kenaikan tertingginya sejak 9 Desember tahun kemarin. Pekan ini perak mendulang kenaikan sebesar 9% sekaligus tertingginya sejak Agustus 2013. (bgs)

Sumber : Bloomberg

baca Disclaimer