Yen menghentikan penurunan dua hari terhadap dolar AS karena Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pelonggaran moneter bukanlah janji untuk melemahkan mata uang atau meningkatkan ekuitas.

Mata uang Jepang, yang menghapus gain sebelumnya pada hari Rabu, yang telah dihargai paling tinggi di antara rekan-rekan Group-of-10 terhadap dolar tahun ini. Trader mengkaji apakah BOJ akan memperkenalkan langkah-langkah kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan serta inflasi pada pertemuan 27-28 April mendatang. Yen, yang sering dicari oleh investor untuk aset haven selama gejolak pasar, pulih dari penurunan awal pekan ini karena saham China tergelincir dan Eropa sedikit berubah.

Mata uang Jepang sedikit berubah pada 109,23 per dolar AS pada 7:33 pagi waktu New York, setelah kehilangan 0,4% dalam dua hari sebelumnya. Ini menguat ke level tertinggi 17-bulan berada di 107,63 pada 11 April.(yds)

Sumber: Bloomberg