SGB LAMPUNG – Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari kedua pekan ini (7/06), kurs yen Jepang yang melemah awal pekan masih kepayahan untuk rebound kembali serta kembali ke posisi penguatan akhir pekan lalu. Meskipun fundamental dollar AS sedang menurun kekuatannya sejak buruknya data NFP AS akhir pekan lalu, yen masih lambat.

Pasalnya pasar masih ragu-ragu akan data final PDB yang dirilis besok pagi, dimana sekelompok ekonom memperkirakan akan mencetak peningkatan dari kuartal sebelumnya. demikian juga terhadap rival lainnya yen masih lemah terhadap euro, pound dan aussie.

Pekan lalu kurs mata uang Jepang ini terbebani geraknya oleh sikap PM Jepang yang umumkan menunda kenaikan pajak konsumsi negeri tersebut pada tahun 2017 menjadi mundur 2 -21/2 tahun. Kemudian terangkat kembali oleh sikap Abe yang akan tingkatkan ekonominya tanpa melonggarkan lagi kebijakan moneternya.

Pergerakan kurs yen di sesi Asia (02:10:35 GMT) melamah terhadap dollar AS, USDJPY yang dibuka kuat pada 107.54 di awal perdagangan (00.00 GMT) naik 0,2% dan nilai pair bergulir berada pada 107,77.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan sesi malam tidak ada sinyal kuat yang menggerakkan kurs, pair USD/JPY selanjutnya diperkirakan dapat turun ke kisaran 106.98-106,62 jika penguatan pair tidak sampai pada kisaran 108,14.

http://vibiznews.com/2016/06/07/yen-selasa-pagi-7-juni-masih-lemas-terhadap-semua-lawannya/