Yen menguat untuk hari kedua terhadap dolar karena adanya spekulasi bahwa Bank of Japan akan menambah stimulus yang melemahkan mata uang oleh ketidakpastian keputusan kebijakan Federal Reserve.

Penasihat ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada hari Selasa bahwa pertemuan minggu ini adalah waktu bagi BOJ untuk bertindak jika ingin menjadi pendahuluan. The Fed juga dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan suku bunga dalam minggu ini. Meskipun tidak ada pergerakan tingkat suku bunga The Fed ditandai dengan kontrak untuk bulan ini, pedagang kemungkinan berfokus pada pernyataan pasca-pertemuan hari Rabu untuk memberikan bimbingan dalam langkah kebijakan di masa depan.

Mata uang Jepang menguat 0,9 persen sejak jatuh ke level terendah tiga pekan pada hari Senin, menyusul laporan dari Bloomberg pda tanggal 22 April bahwa BOJ dapat mempertimbangkan membantu bank-bank dalam memberikan pinjaman dengan menawarkan tingkat suku bunga negatif untuk beberapa pinjaman. Mata uang tersebut menguat terhadap 14 dari 16 mata uang utama setelah indeks saham Asia menuju penurunan untuk hari ketiga.

Yen menguat 0,3 persen menjadi 110,83 terhadap dolar AS pada pukul 9:54 pagi di London. Menyentuh 111,91, level terlemah sejak 1 April, pada hari Senin. Mata uang Jepang dihargai 0,1 persen menjadi 125,16 per euro, memperpanjang kenaikan 0,2 persen dari hari sebelumnya.(frk)

Sumber: Bloomberg