Solid Gold – Mata uang Jepang menguat terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama pasca Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan global, memicu permintaan untuk aset haven.

 

Euro tergelincir terhadap yen seiring produksi industri Jerman turun tajam sejak 2009 lalu, sementara dolar AS turun di tengah spekulasi pejabat senakin tidak nyaman dengan berkurangnya kecepatan pembelian obligasi bulanan. Mata uang Australia naik setelah bank sentral mempertahankan tingkat suku bunganya. Real Brasil menguat.

 

Mata uang yen Jepang menguat 0,8 persen ke level 107,95 per dolar pukul 03:38 waktu New York, pasca naik sebesar 0,9 persen kemarin. Yen mencapai level 110,09 per dolar pada 1 Oktober lalu, level terlemah dalam enam tahun terakhir.

 

Euro turun sebesar 0,6 persen ke level 136,87 yen. Euro naik sebesar 0,2 persen ke level $1,2680. Indeks Dollar Spot Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, tergelincir sebesar 0,2 persen ke level 1,066.07 setelah turun sebesar 0,9 persen kemarin, terbesar sejak 18 September 2013 silam. (izr)

 

Sumber: Bloomberg